CHAQIAL

Kumpulan Tulisan Ringan, Sahabat Saat Santai

Nivea Creme Si Lembut Yang Berjuta Manfaat

Jakarta - Chaqial. Cantik dengan memiliki kelembutan dan kehalusan kulit tentunya dambaan setiap kaum hawa. Apalagi saat melihat artis-artis dari negeri ginseng selain memiliki kulit yang halus mereka juga tampak lebih muda dari usianya.

Dalam benak pasti terpikir akan biaya yang sangat mahal untuk memperoleh kecantikan dan kelembutan kulit seperti mereka. Mestilah perawatan yang mereka lakukan akan merogoh kocek sangat dalam.

Dewasa ini Banyak sekali jumlah produk skincare yang kita perlukan terkadang membuat kita kewalahan, terutama ketika berpergian. Maklum saja, dari kulit wajah, tangan, hingga tubuh nggak boleh luput dari perhatian. Nivea Creme hadir sebagai solusi perawatan kulit yang praktis dan multi fungsi.

Sekilas Tentang Nivea Creme
Sebagian besar dari kita mungkin punya kenangan masa kecil dengan produk ini. Tidak salah pastinya sebab Nivea Creme memang telah diproduksi sejak tahun 1911, dan sejak saat itu menjadi produk andalan bagi nenek dan ibu kita.

Nivea Creme mengandung pelembap alami Eucerit, yang memberikan perlindungan yang dibutuhkan kulit. Nivea Creme telah melalui uji dermatologi yang membuatnya aman digunakan untuk seluruh keluarga. Dikemas dalam tin jar berwarna navy blue semakin menambah kesan klasik pada produk ini.

Tahulah Anda bahwa hanya dengan satu produk ini dapat memberikan berbagai mamfaat bagi tubuh Anda. Apa saja manfaat dari produk ini?

Sebagai Hand Cream
Kalau mengintip meja rias, kemungkinan besar kita akan melihat beberapa jenis pelembap wajah dan body lotion. Namun berapa banyak dari kita yang memiliki hand cream? Padahal, tanpa disadari tangan kita terpapar sinar matahari, bahan-bahan pembersih, radikal bebas serta udara yang kering setiap hari. Bayangkan saja, setiap hari kita mencuci tangan dan beraktivitas di ruangan ber-AC, sehingga tangan kita mudah kering dan nampak kusam.

Nivea Creme dapat Anda manfaatkan sebagai hand cream yang ampuh menjaga kelembapan tangan selama Anda tidur. Pada awalnya Anda mungkin kaget karena tekstur produk ini tergolong berat, namun tenang saja karena pada pagi hari Nivea Creme akan menyerap sempurna.

Sebagai Masker Wajah
Kulit terasa kusam, namun Anda sedang kehabisan stok masker? Jangan khawatir karena Nivea Creme dapat 'disulap' menjadi masker wajah. Untuk masker yang melembapkan, campurkan 1-2 sendok makan minyak zaitun dengan Nivea Creme secukupnya. Gunakan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Ingin masker yang berfungsi sebagai scrub? Cukup campurkan 2 sdt bubuk kopi dengan Nivea Creme. Diamkan selama 10 menit, lalu scrub dengan gerakan memutar. Jika Anda rasa cukup, bilas dengan air hangat.

Sebagai Pelembab Wajah dan Krim Mata
Tahukah Anda kalau aktris utama dalam film Titanic, Kate Winslet adalah penggemar Nivea Creme sebagai pelembap wajah?

Nivea Creme memang diformulasikan untuk menjaga hidrasi dan kelembapan kulit sepanjang hari. Bahkan muncul sebuah percobaan kecil yang membandingkan performa Nivea Creme dengan Creme de La Mer yang berharga jutaan rupiah. Ternyata hasilnya tak jauh berbeda, lho.

Pengganti Lip Balm
Nivea Creme adalah pelembap yang dapat digunakan di seluruh tubuh, termasuk pada bagian bibir. Uniknya, Nivea Creme lebih cepat meresap dibanding lip balm pada umumnya, sehingga tidak akan mengganggu aplikasi lipstik. Bagi penggemar liquid lipstick, Anda dapat mengaplikasikan Nivea Creme tipis-tipis agar bibirmu tidak kering dan nampak halus sepanjang hari.

Melembutkan Siku, Lutut, dan Tumit
Mungkin inilah manfaat Nivea Creme yang paling umum diketahui. Formula yang sangat melembapkan menjadikan Nivea Creme ampuh mengatasi kulit yang kasar dan kering pada bagian siku, lutut, dan tumit. Gunakan secara teratur pada malam hari sebelum tidur untuk mendapatkan hasil terbaik. Agar tetap higenis, ada baiknya Anda memisahkan Nivea Creme yang digunakan untuk wajah dengan Nivea Creme yang Anda gunakan di badan.

Sumber:dailymail

Jangan Lewatkan Sarapan Pagi

Jakarta - Chaqial. Semasa kecil biasanya sebelum berangkat ke sekolah, ibu telah menyiapkan sarapan pagi di meja makan. Namun, kebiasaan semasa kecil itu lambat laun menjadi jarang dilakukan. Alasan utamanya sibuk tidak ada lagi waktu.

Banyak dalih yang dikemukakan untuk menyanggah "keengganan" untuk sarapan pagi. Pasti jawabannya pun enteng, 'gampang nanti siang juga makan'. Dengan makan siang besar gak ada masalah, kekosongan perut dapat dibatasi.

Nah, ternyata bukan itu masalahnya. Sebenarnya, melewatkan sarapan bisa menyebabkan lebih dari sekedar kelaparan. Menurut sebuah penelitian, pria yang melewatkan sarapan meningkatkan risiko serangan jantung hingga hampir 30% . Dan wanita yang melewatkan makan pertama mereka akan menempatkan diri mereka pada risiko terkena diabetes tipe 2 sekitar 54%.

Mengapa Anda perlu makan sarapan pagi?
Meski tergoda untuk melewatkan sarapan pagi karena kekurangan waktu, selera makan atau pilihan, melewatkan sarapan justru bisa mengakibatkan kenaikan berat badan. Melewatkan sarapan membuat tubuh Anda panik dan mendambakan makanan bergula dan berlemak untuk mengimbangi kekurangan nutrisi.Karena itu, saat Anda makan, Anda mungkin tidak menyukai salad yang dilapisi sayuran. Karena tingkat kelaparan Anda begitu tinggi, Anda akan cenderung makan banyak, dan tidak ada yang akan sangat sehat.

Sebuah studi menemukan bahwa pria yang senantiasa sarapan pagi akan memiliki mood lebih positif daripada mereka yang melewatkan. Saat Anda melewatkan makanan terpenting pada hari itu, gula darah Anda turun tiba-tiba yang bisa menyebabkan iritabilitas, kelelahan dan bahkan sakit kepala. Dan jika Anda duduk di sekolah atau bekerja dengan sakit kepala dan perut kosong, tidak butuh waktu lama sebelum Anda membenci dunia. Makan secara teratur membantu mendukung sikap yang baik. 

Melewatkan sarapan mungkin tidak terasa seperti masalah besar. Lagi pula, Anda makan malam. Tapi saat Anda tidur, tubuh Anda masuk ke mode puasa. Karena itu, saat Anda bangun, Anda perlu mengatur ulang metabolisme dan hormon Anda dengan makan makanan sehat. Puasa yang berkepanjangan, seperti yang dilakukan saat tidur, menyebabkan peningkatan tekanan darah dan kolesterol. Hal ini menurunkan konsentrasi kolesterol HDL. Apa arti semua istilah medis ini? Ini berarti Anda mempersiapkan diri untuk penyakit jantung. Jika Anda secara teratur melewatkan sarapan pagi, itu sangat menyulitkan tubuh Anda sehingga dapat menyebabkan resistensi insulin, hiperkolesterolemia dan masalah tekanan darah. Dan semua ini mengarah kembali, Anda bisa menebaknya, penyakit jantung.

Sumber : Lifehack

Diet Super Rendah Karbohidrat Sehatkah Untuk Tubuh?

Jakarta — Chaqial.  Biasanya kaum hawa senantiasa bercermin selepas mandi atau saat berdandan. Manakala melihat repleksi dirinya yang tergambar dalam cermin, mengeryitlah dahinya saat dilihat apa yang ada dihadapannya. Alangkah sedih hatinya melihat bentuk tubuhnya yang sedikit "melar" dan kegusaran pun langsung tersembul dalam benaknya.

Hal itu seringkali terjadi pada setiap diri kaum hawa, kekuatiran yang amat dalam menghantui. Mereka akan sangat kuatir jikalau mendapati tubuhnya tidak seperti yang diharapkan. Pikiran pun langsung mendarat untuk segera melakukan diet ketat. Semua dilakukan demi mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, salahkah jika mengharapkan memiliki tubuh yang proporsional? Tentunya saja tidak ada yang salah dengan semua itu. Tetapi jika melakukan diet yang ekstrim tanpa bimbingan ahlinya akan menimbulkan masalah, alih-alih mendapatkan bentuk tubuh yang ideal tetapi malah membuat petaka bagi kesehatan tubuh.

Ketogenik sering disebut-sebut belakangan ini. Ketogenik adalah diet super-rendah karbohidrat yang sedang naik daun. Perlukah Anda menjajal diet ini?

"Diet ketogenik ketat hanya memakan karbohidrat ultra-rendah, sekitar 20-30 gram sehari," kata Dr Eric Westman, Direktur Lifestyle Medicine Clinic di Duke University. Angka itu setara dengan jumlah karbohidrat dalam sebutir kecil apel.

Riset Westman pada diet-diet rendah karbohidrat menemukan diet itu dapat membantu mengurangi nafsu makan, menurunkan berat badan, dan memperbaiki penanda penyakit jantung.

Jenis diet rendah karbohidrat itu meliputi Atkins, South Beach, Mediterania, hingga Zone yang dikatakan merupakan perbaikan besar pada tipikal pola makan Amerika yang kaya karbohidrat.

Namun, diet ketogenik yang populer disebut diet keto itu merupakan yang paling ketat membatasi karbohidrat.

Selain membatasi karbohidrat, keto pun membatasi konsumsi protein. Memangkas karbohidrat dan mengurangi protein berarti menaikkan asupan lemak.

"Anda bakal mengasup lemak sehat untuk mengisi 80 persen kalori dan 20 persen kalori berasal dari protein," ujar Westman.

Seperti panduan pemangkasan karbohidrat, pemotongan asupan protein ini dapat menurunkan risiko penyakit dan memperpanjang usia masyarakat berusia di bawah 65 tahun.

Jadi, apa sebenarnya arti "ketogenik" ini? Nama itu merujuk jenis khusus molekul pembawa energi yang disebut keton.

"Sebagian besar orang selalu berada dalam keadaan glukosis, artinya membakar glukosa dari karbohidrat untuk mendapatkan energi. Namun, Anda menentukan apa yang dibakar tubuh berdasarkan asupan makanan," katanya.

Dengan membatasi asupan karbohidrat, tubuh beralih ke keadaan "ketosis", yang artinya membakar lemak, bukan glukosa.

"Ketosis sempat dipandang abnormal, tetapi sebenarnya sangat sehat," kata Westman.

Faktanya, diet ketogenik dipraktikkan hampir 100 tahun untuk mengobati serangan epilepsi, begitu kata Gary Yellen, profesor neurobiologi dari Harvard Medical School.

"Kembali ke studi-studi pada tahun 1920-an yang menemukan jenis diet ini seperti bentuk puasa terus-menerus, yang diketahui sejak lama bermanfaat untuk epilepsi," katanya.

Masih belum jelas bagaimana diet ketogenik bermanfaat untuk epilepsi. Namun, Yellen menjelaskan, serangan epilepsi seperti "badai elektrik" di otak.

"Ada saluran-saluran potasium di otak yang ketika terbuka tampaknya berpengaruh menenangkan badai elektrik itu. Menurut kami, saluran-saluran ini bekerja lebih baik ketika otak menggunakan keton, bukan glukosa sebagai sumber energi," ujarnya.

Bahkan, ketika pengobatan epilepsi gagal, diet ketogenik dapat bermanfaat.

Apa manfaat diet keto ini untuk kita?
Riset Westman menemukan diet ketogenik dapat membantu mengatasi obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit pelemakan hati.

Namun, untuk orang penderita penyakit-penyakit itu, juga lansia dan anak-anak, Westman mengatakan, diet keto dapat berdampak "besar" terhadap asupan nutrisi dan kesehatan. Sebaiknya, diet ini dilakukan di bawah pengawasan ahli gizi.

"Namun, jika Anda muda dan sehat, tak ada salahnya mengurangi asupan karbohidrat. Ini bukan konsep yang radikal," katanya.

Efeknya, kita bakal mengalami bau napas tak sedap, sembelit, dan gejala seperti flu. Minum banyak air putih dapat membantu mengatasi efek tak enak ini.

Sementara itu, manfaat yang dapat dirasakan berupa berkurangnya rasa lapar, lebih berenergi, dan berat badan turun. Sejumlah penelitian awal menemukan perbaikan memori.

Dibutuhkan lebih banyak riset soal jenis diet karbohidrat rendah ekstrem yang berkaitan dengan diet keto untuk menemukan semua manfaat sehatnya.

"Ketogenik dan diet rendah karbohidrat lainnya mungkin terasa sulit ketika dipraktikkan dalam jangka panjang dan kemungkinan efek sampingnya belum ditemukan," kata Dr David Ludwig, profesor gizi dari Harvard School of Public Health.

"Biasanya pembatasan ketat tidak diperlukan," katanya. Ia menunjukkan bahwa tak semua karbohidrat sama dan kecepatan karbohidrat memengaruhi kadar gula darah yang disebut indeks glikemik membedakan jenis-jenis karbohidrat itu.

Pelaku diet keto ini menggunakan urine, darah, atau alat tes napas untuk mengecek kadar keton yang beredar dalam tubuh mereka. Alat itu dapat memberi tahu jika tubuh kita membakar keton, bukan glukosa.

Menurut Westman, tak ada bukti bahwa kadar keton seseorang lebih baik dari yang lain.

"Kadar air dalam sebuah aliran tidak dapat memberi tahu jumlah air yang mengalir di dalamnya. Sama halnya dengan mengukur kadar keton di dalam darah tidak dapat memberi tahu jumlahnya," kata Westman.

Sampai penelitian membuktikan keseimbangan asupan karbohidrat, protein dan lemak yang paling optimal untuk kesehatan, mempraktikkan diet keto ketat dapat berbahaya.

Namun, riset terakhir membuktikan, mengurangi karbohidrat dan menggantinya dengan lemak sehat tampaknya lebih sehat dan masuk akal.

Sumber: time.com,

Menggunakan Alumunium Foil Bahayakan Kesehatan

Jakarta - Chaqial. Orang zaman dahulu saat membakar makanan  biasa dibungkus dahulu dengan daun pisang. Bakar nasi tutug oncom akan bertambah nikmat jika media untuk membungkusnya digunakan daun pisang.

Di zaman modern, memasak dan memanggang dengan alumunium foil memang cepat dan praktis, tapi bukannya tanpa risiko kesehatan.

Almunium foil mulai diperkenalkan sejak tahun 1910 oleh Dr.Lauber, Neher & Cie di Swiss. Sejak saat itu sudah ada banyak perubahan dalam pemakaian alumunium foil. 

Pada mulanya pembungkus berwarna keperakan ini dipakai sebagai pembungkus permen, tetapi lambat laun mulai dipakai untuk memanggang ikan atau bahan makanan lain di acara barbeque, serta untuk mengukus makanan.

Pemakaian alumunium foil untuk memasak menjadi semakin meluas hingga hal ini menimbulkan kekhawatiran para ahli. Pasalnya, menurut beberapa penelitian pemakaian aluminum foil untuk memasak dapat membuat zat-zat kimianya larut ke dalam makanan. Akumulasi zat itu tentu berbahaya bagi tubuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tubuh manusia mampu mengeluarkan sejumlah kecil alumunium dengan efektif, sehingga jika kita sampai menelan alumunium 40 mg per kilogram berat badan masih aman setiap hari. 

Persoalannya adalah sebagian besar orang menelan lebih banyak dari jumlah tersebut.

Beberapa efek buruk alumunium foil bagi kesehatan antara lain penurunan jumlah pertumbuhan sel, serta paparan yang tinggi bisa menyebabkan gangguan pada otak sehingga memicu penyakit Alzheimer.

Studi tahun 2012 yang dimuat dalam jurnal International Journal of Electrochemical Science meneliti berapa banyak alumunium yang larut dalam makanan.

Jumlahnya ternyata bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, misalnya temperatur dan keasaman (ikan dan tomat sangat asam). 

Semakin tinggi suhu pemasakan, makin banyak jumlah alumunium yang larut. Faktor lainnya adalah tingkat keasaman cairan makanan, garam, serta bumbu yang ditambahkan dalam makanan.

Dijelaskan oleh Ghada Bassioni, ahli kimia dari Ain Shams University, tingkat keasaman makanan akan menyebabkan makin banyak alumunium terserap makanan.

"Seberapa buruk efek alumunium bagi kesehatan dipengaruh oleh status kesehatan secara umum dan seberapa baik tubuh kita mampu mengatasi akumulasinya sesuai dosis yang dianggap aman oleh WHO," kata Bassioni.

Walau belum ada larangan untuk menggunakan alumunium foil untuk memasak, tetapi tak ada salahnya kita mulai mengurangi paparannya. Misalnya kita bisa mengganti alumunium foil dengan cara memasak warisan nenek moyang, yakni dengan daun pisang.

Sumber: Readers Digest

Asap Rokok Pencetus Asma Pada Anak

Jakarta - Chaqial. Anda seorang perokok aktif? Memiliki anak kecil dirumah? Sebaiknya Anda mulai memikirkan untuk berhenti merokok. Apa pasalnya?

Asap rokok ternyata tidak hanya berbahaya bagi penggunanya. Namun, kandungan asap rokok dapat menjadi pencetus asma dalam bentuk hirup yang paling sering terjadi.

Dilansir dari kompas.com Selasa (2/5/2017) "Kalau dalam bentuk hirupan itu asap rokok yang paling sering jadi pencetus," kata dokter spesialis anak, subspesialisasi respirologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Darmawan Budi Setyanto Sp.A (K) di kawasan Menteng, Jakarta.

Darmawan menuturkan, asap rokok mengandung sekitar 4000 jenis racun yang dapat merusak kesehatan, mulai dari stroke, jantung, hingga memicu asma.

Bagi anak penderita asma, orang tua yang merokok di lingkungan keluarga dapat menjadi penyebab tercetusnya radang yang akan menyempitkan saluran pernapasan di dalam paru-paru.

Radang pada saluran pernapasan, kata Darmawan, akan bereaksi lebih dari kondisi normal saat terkena pencetus.

"Biasanya yang tertuduh itu ayahnya, tapi ada juga yang ibunya. 'Dok, tapi kan jauh dari anak!'. Jauhnya berapa kilometer?" ucap Darnawan.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, dr Lily S Sulsulistyowati mengatakan, asap rokok dapat menempel pada benda-benda di dalam ruangan.

Akibatnya, perokok tangan ketiga (third hand smoker) akan terkena dampak dari asap yang dikeluarkan oleh perokok pertama atau perokok aktif.

"Perokok itu, selain dirinya, juga ada perokok pasif dan third hand smoker yang kena asap menempel di kursi dan perabot lain, paling banyak di rumah dan restoran," kata Lily.

Back To Top