![]() |
Dalam dunia bisnis
pesaingan itu hal biasa, ibarat arena kompetisi senantiasa terjadi pertempuran,
tak ubahnya sebuah track di arena balapan yang saling salip untuk menjadi nomor
satu di garis finish. Hampir dipastikan disemua ceruk pasar terjadi
“pertempuran” sengit.
Dibalik semaraknya bisnis
kuliner yang tumbuh berkembang sangat pesat bagaikan tumbuhan jamur di musim
hujan, begitulah statistik pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia. Salah satu jenis
bisnis yang tiada matinya sepanjang sejarah kehidupan manusia, bisnis kuliner
selalu menjadi rebutan pebisnis lama maupun baru. Mengapa Bisnis ini tidak
pernah surut dari peminat? Bukan saja karena perekonomian yang bertumbuh
seperti halnya meningkatnya keluarga golongan menengah, tetapi karena sudah
menjadi naluri paling dasar manusia yang memang senang makan.
Pertumbuhan yang
begitu pesat dari bisnis kuliner baik berupa resto, kafe, tenda-tenda maupun
gerobak tentunya membuat persaingan semakin tajam. Hanya mereka yang berani
berinovasi dan kreatif yang akan tetap bertahan. Banyak sudah pebisnis bidang
kuliner yang bertumbangan tak dapat bertahan lama dari persaingan ini.
Kemungkinan mereka kurang berani untuk berinovasi dan sedikit kreatif dalam
mengembangkan bisnisnya.
Salah satu pebisnis
bidang kuliner yang berani berinovasi dan kreatif adalah Domino’s Pizza, dimana
mereka mengembangkan konsep baru bertemakan Teater Pizza. Sebuah konsep open
kitchen dimana konsumen dapat melihat pizza mereka dibuat secara langsung di
depan mata mereka sendiri. Dengan konsep ini konsumen menjadi seperti terlibat
langsung dalam proses pembuatan pizza yang mereka pesan. Hal ini akan menjadi
kenangan tersendiri bagi konsumen dan menjadi sebuah pengalaman yang menarik.
Selain meluncurkan
konsep baru, Domino's Pizza juga tengah
meningkatkan penjualan melalui pemesanan digital. Langkah awalnya dengan
membuat platform online ordering yang diluncurkan sejak Desember 2013 lalu.
Saat ini, Domino's Pizza
juga baru saja
meluncurkan aplikasi untuk iPhone dan pada akhir tahun akan
meluncurkan aplikasi
untuk android. Seluruh investasi untuk pemesan digital ini
mencapai sekitar US$
500.000.
Keseriusan Domino’s
Pizza merambah dan menyasar pangsa pasar terlihat nyata dengan ekspansi membuka
gerai baru dibeberapa kota besar di Indonesia, hingga saat ini kurang lebih
sudah 50 – 60 gerai mereka dirikan. Pada tahun ini mereka berencana untuk
ekspansi dikota-kota lapis kedua.
Sumber Tulisan: kontan.com
Labels:
ulasan
Thanks for reading Berubah Atau Bisnis Anda Mati. Please share...!





0 Comment for "Berubah Atau Bisnis Anda Mati"